Powered By Blogger

Kamis, 17 November 2011

Pantai Banding Resort,Kalianda

Banding Resort 2 Jam dari Bandar lampung dengan Motor,pantai yang terletak di Pesisir Kalianda,Lampung Selatan ini wajib untuk di kunjungi...
lewat Bandar Lampung dari jalan raya Kalianda belok ke kanan arah Kantor Bupati Lampung Selatan,ada tugu adi pura lurus terus melewati pasar Kalianda


















nanti kita akan melewati pantai canti dll...jalan terus sampai mentok,baru disana ada Plang bertuliskan Banding Resort,tiket masuknya 15 ribu,memang kurang dikelola tapi cukup lumayan pantainya bagus

Pantai banding di kelilingi karang dan bebatuan

View Pantai Banding








Senja di Banding

Bagi kamu semua yang ingin mengunjungi pantai ini agar membawa makanan yang bisa di beli di minimarket kalianda,karena di sekitar pantai ini masih jarang penjual makanan
Pantai ini cocok untuk yang berpacaran,sunsetnya ya cukup romantislah,jauh memang tapi bisa jadi pilihan dan mungkin kamu berminat memasukannya ke daftar wisata kamu selanjutnya,



Salam,




Way Kambas

Icon Provinsi Lampung adalah Gajah,ya binatang satu ini kebanggan Lampung,Taman Nasional Way Kambas adalah taman nasional perlindungan gajah yang terletak di daerah Lampung tepatnya di kecamatan labuhan ratu lampung timur, Indonesia


Selain di Way Kambas, sekolah gajah (Pusat Latihan Gajah) juga bisa ditemui di Minas, Riau. Gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) yang hidup di kawasan ini semakin berkurang jumlahnya. Taman Nasional Way Kambas berdiri pada tahun 1985 merupakan sekolah gajah pertama di Indonesia. dengan nama awal Pusat Latihan Gajah (PLG) namun semenjak beberapa tahun terakhir ini namanya berubah menjadi Pusat Konservasi Gajah (PKG) yang diharapkan mampu menjadi pusat konservasi gajah dalam penjinakan, pelatihan, perkembangbiakan dan konservasi. Hingga sekarang PKG ini telah melatih sekitar 300 ekor gajah yang sudah disebar ke seluruh penjuru Tanah Air. Di Way Kambas juga tedapat International Rhino Foundation yang bertugas menjaga spesies badak agar tidak terancam punah.



Pintu Masuk Taman Nasional Way Kambas

Taman Nasional way kambas bisa di tempuh 2,5 jam dari kota Bandar Lampung menggunakan mobil pribadi,hanya dengan Rp.5000/orang,dari kota Bandar Lampung ada dua pilihan jalur menuju Way Kambas yang pertama melewati Jalan Sribawono Lampung Selatan,yang kedua melewati Metro,kami sarankan agar kamu melewati daerah Metro,dan juga harap menggunakan Mobil (Jangan Motor,demi keamanan) karena daerah Lampung Timur masih sepi dan banyak perkebunansehingga jika kamu menempuh menggunakan motor perjalanan akan kurang menyenangkan disana banyak terjadi pembegalan motor,
Kecuali kamu semua pergi bergerombol minimal 10 motor,maka kondisinya akan memungkinkan untuk tidak menemui hambatan yang tidak di inginkan

Di Pekalongan,perbatasan Metro dan Lampung Timur

Perjalanan yang kami lakukan di mulai pukul 9 pagi mengingat disana Taman Nasional Perlindungan Satwa maka dengan inisiatif kami membeli persediaan makanan di supermarket sekitar sebelum sampai di area way kambas.


Di Pintu masuk utama kita akan bertemu banyak sekali penjual buah terutama pisang baik yang matang atau yang masih mentah untuk oleh2 atau sekadar memberi makan sang gajah,per sisir di jual 10 - 25 ribu rupiah
dan juga setelah kita membayar administrasi masuk maka kita akan di berikan 1 buah Sticker bertuliskan TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS berlogo Gajah (hanya di berikan untuk pengemudi Mobil)
dari pintu masuk ini masih ada sekitar 5 km masuk ke dalam hingga menemui Gerbang seperti foto berikut,barulah kita memasuki areal pelatihan gajah way kambas



Tidak banyak wahana hiburan yang bisa dinikmati disini,yang terlihat kiri kanan adalah Hutan..
saya membayangkan bagaimana jika perjalanan ini saya lakukan dengan motor...wahhh..serem deh...apalagi jika kemalaman di sekitar Hutan.....bisa kan di bayangkan...(hahahahhahahahgs*....)

Areal Way Kambas

Bisa kamu semua lihat di kaki sang Gajah masih terpasung dengan rantai yang besar dan kuat,artinya si Gajah ini masih sedikit liar dan dalam proses pelatihan

Berbeda dengan gajah yang satu ini,biasanya gajah yang mudah jinak adalah gajah betina,dan yang jantan akan sulit di jinakkan,dan para gajah yang di paradekan di depan khalayak ramai terutama dalam acara acara tertentu seperti Festival Krakatau dsb

Dan di area yang seluas ini kamu bisa berkeliling dengan gajah dan pawangnya seperti ini bayarannya tergantung rute yang kamu minta rute jauh dengan berkeliling hutan kisaran 150 - 200 ribu,jika hanya berkeliling di area lapangan gajah cukup membayar 75 ribu rupiah,dan yang termurah naik berkeliling lapangan 10 menit hanya membayar 10 ribu rupiah,gajah juga sangat doyan dengan pisang yang kami beli tadi semua disikat habis.....

dan ternyata Gajah gajah ini punya nama kalau yang satu ini Mely namanya....hahahahhaha....

di sana juga banyak sekali Babi Hitam yang berkeliaran..kira kira ada 8 ekor yang kami lihat berkeliaran di areal lapangan Gajah,disana juga menjual souvenir patung gajah yang khas way kambas harganya 150 - 200 ribu rupiah,juga banyak kaos dan topi bertuliskan Way Kambas,Lampung...

buat yang mau coba kuliner ada juga sate bekicot...mau....

Selamat Mencoba ya......


Salam,














Kelara,Ketapang,Mutun

Untuk kamu semua yang ingin berlibur murah dengan jarak yang cukup dekat dari Kota Bandar Lampung pantai pantai berikut ini bisa jadi pilihan,cukup dengan 1 jam perjalanan kamu udah bisa menikmati pantai di pinggiran daratan provinsi ini,
Jalan menuju pantai

Pantai Kelara ini adalah kepanjangan dari Kelapa Rapet,yang terletak di Padang Cermin Kab Pesawaran,sering juga orang2 menyebut Clara,area pantai ini cukup dekat dengan Kota Bandar Lampung,di pantai ini juga banyak kita temui pondokan yang bisa di sewa dengan 10 - 15 ribu / pondok,murah bukan...?
juga ada wahana perahu jukung/dayung dengan 15 ribu/jamnya,oh ya untuk biaya masuk untuk motor hanya 10 ribu / motor,cukup banyak makanan yang di jajakan dipantai ini juga penyewaan ban untuk yang ingin main air pantai..ombaknya pun cukup tenang

Pinggiran pantai kelara

Kelara saat sedang surut
Kelara namanya karena banyaknya pepohonan kelapa yang terdapat di pantai ini,jika hari libur maka pantai ini akan begitu padat dikunjungi oleh para wisatawan yang hendak berlibur tanpa ingin perjalanan jauh yang melelahkan.

Santai di pondokan

Selanjutnya adalah ketapang,pantai ini sebenarnya bukanlah objek wisata,melainkan perkampungan nelayan di padang cermin,masih di lokasi yang sama ketapang ini letaknya berurutan dengan pantai kelara,sebelum melewati kelara maka kita akan melewati ketapang terlebih dahulu,jadi sudah bisa di terka masuknya gratis tanpa wahana air apapun,ketapang cocok untuk para mancing mania yang ingin dan hobi memancing,dengan sewa perahu solar seharga 200 - 550 ribu (tergantung nego),kamu sudah bisa berlayar dan memancing ikan laut sepanjang hari

View di jalan menuju ketapang
sayangnya saat kami tiba di ketapang cuaca sedang mendung,jadi pemandangan sekitar kurang begitu optimal,ditambah lagi hujan yang langsung turun derasnya membuat kami tidak bisa kemana mana hanya berteduh di rumah penduduk sekitar

Hujan di Ketapang
Kelihatan kan kabutnya,gelap banget.....hujannya deras...jalannya pun becek dan licin...
Sehabis hujan reda...Teutep..eksis dulu..pose ahhh...hahahahahhahaha.....

Selanjutnya MUTUN,kalo pantai yang ini lebih dekat lagi dari Bandar Lampung,50 menit saja
harga masuknya 10 ribu,menurut saya pantai ini cocok untuk libur bersama keluarga besar,atau teman teman kantor ketika gathering,wahananya pun banyak peningkatan pesat lebih dari ketika dulu saya kunjungi saat masih berseragam sekolah,
akan banyak wahana permainan yang akan kamu temui disini masih di daerah Padang Cermin,Pesawaran,pantai ini rasanya di kelola cukup baik,hanya saja jalan masuk ke dalam area pantai cukup jauh dan berbatu,jadi kalau hujan lumayanlah off road gratis...hahahhahahaha
Touring Team

Mutun ini berdampingan dengan pantai Ringgung dan Sekar warna,jadi ada banyak pilihan jika sudah sampai di sana

Kalo urusan tiker Bos yang satu ini emang ahlinya...liat tuh baru dateng aja udah nyari tiker....tiker coy.....!!!
makasih Pak Rus....(hehehehehehe)

Rombongan tiba di Mutun
Ketika kami baru sampai tanpa ragu langsung gelar tikar yang di sewa seharga 10ribu/kunjungan,lihat aja tuh semua masih pada becandaan apalagi yang kaos putih asiiik bener....(hehehehehehhehe)

Rame kan pantainya.....
Kompak ya.....Cheeseeeeeeee.........................

Satu lagi jangan lupa bawa panggangan dan ikan atau ayam untuk di panggang cukup kan untuk makan siang dengan teman2....
ini dia ikan bakar ala Koh Anding
nyamm.....
makan rame rame.....Serbuuuuuuuuuuuuuuuu

habis makan bisa main air lagi di waterboom nya...cuma 10 ribu kawan.....
nah untuk yang mau seru seruan lebih mantab lagi cobain Banana Boat ala Mutun...hahahahha...awas keselek air laut,tapi seru emang cukup dengan 25 ribu/orang lets move.....


Mentari pun bergeser ke arah barat,tiba sudah untuk pulang...
pengalaman yang menyenangkan...kawan kawan kalian sungguh berarti...kemarin,hari ini,dan selamanya 

Salam,















Menara Siger & Makam Radin Inten II

Kalo jakarta punya Monas,Bandung dengan Gedung sate,Palembang bersama Jembatan Ampera maka
MENARA SIGER lah Landmark nya Lampung,Bangunan yang di bangun oleh Gubernur Lampung Sjachroedin ZP ini memiliki pesona tersendiri dimata penduduk Lampung...dengan anggunya dia berdiri diatas bukit persis di ujung Provinsi Lampung seolah sebagai sambutan untuk para pengunjung yang baru tiba dari pelabuhan Bakauheni...

Menara Siger view dari belakang

Semenjak Sjachroedin ZP memimpin Lampung memang banyak wujud nyata perubahan yang dilakukan untuk menunjukan citra adat Lampung dimata Nasional bahkan Internasional,yang saya nantikan adalah terealisasikan nya JEMBATAN SELAT SUNDA yang akan menghubungkan Pulau Sumatera dan Jawa,semangat Pak Gubernur semoga niat anda lancar tanpa ada halangan amiiinnn...

Pelabuhan Bakauheni di lihat dari atas Menara Siger

tangga menuju Menara Siger
Dalam menara ini terdapat Aula yang cukup luas yang bisa dipakai untuk resepsi ataupun acara acara sejenisnya


pose dulu lah ya.....hahahahhahaha


Tiket masuk yang gratis dengan pemandangan yang luar biasa view pelabuhan bakauheni yang indah...
2 Jam perjalanan dari Kota Bandar Lampung,anda semua sudah sampai di menara siger lampung selatan
dan di arah pulang kami lanjutkan menziarahi Pahlawan Lampung RADIN INTEN II di Kalianda
Tugu Replika patung Radin Inten II di pintu masuk makam Radin Inten II

Makam Radin Inten II
Makm Radin Inten II bisa di tempuh 1 jam perjalanan dari Kota Kalianda memasuki beberapa desa,biaya masuk seikhlasnya bisa diberikan kepada pengurus makam,konon Radin Inten II ini terbunuh karena pengkhianatan yang di lakukan oleh pengikutnya,ia di khianati dan akhirnya tertangkap oleh Belanda saat Belanda sedang berambisi melenyapkan Kerajaan Banten.

Hubungan Sejarah Lampung dan Banten sangatlah erat,di areal makam terdapat Makam Radin Inten II dan hamparan luas bak lapangan..juga terdapat diorama perang di Lampung Selatan saat melawan Belanda (VOC)






Haripun semakin malam,tapi kami masih terus bersemangat melewati seluruh perjalanan kami,dan ini belum selesai.....masih ada hari esok kawan....

Salam,